Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cloud Computing

Scroll ke bawah sedikit yaa.. Klik 2x untuk menuju link

Apa itu Cloud computing? Dalam bahasa Indonesia yang artinya komputasi awan ini mempunyai pengertian metode penyimpanan yang melalui internet, bukan seperti data warehouse biasa yang dalam rak-rak kecil.

Cloud computing is pilihan yang populer karena memiliki banyak keuntungan, seperti irit biaya, meningkatkan produktivitas, kecepatan, efisiensi, performa, dan keamanan. Oleh karena itu, tidak heran banyak perusahaan atau orang-orang yang menggunakan cloud untuk menyimpan data.

Contoh Pemanfaatan Cloud Computing

Terlepas dari bermacam layanannya, cloud computing memberikan penggunanya serangkaian manfaat antara lain seperti :

  1. Email contohnya layanan Google Mail, Outlook, dsb
  2. Penyimpanan, backup, pengambilan data
  3. Membuat dan mengetes aplikasi
  4. Menganalisis data
  5. Streaming audio dan video

Berikut ini tipe-tipe Cloud Computing berdasarkan jenis layanannya. 

Cloud Computing Types

Komputasi awan bukanlah satu bagian dari teknologi seperti microchip atau telepon genggam. Sebaliknya, ini merupakan sebuah sistem yang utamanya terdiri dari tiga layanan, yakni: Software-as-a-Service (SaaS), Infrastructure-as-a-Service (IaaS), dan Platform-as-a-Service (PaaS).

1. Software-as-a-Service (SaaS)

Tipe ini melibatkan suatu lisensi aplikasi perangkat lunak kepada penggunanya. Lisensi ini biasanya diberikan melalui metode pay-as-you-go atau on-demand. Tipe seperti ini bisa ditemukan di Microsoft Office’s 365.

2. Infrastructure-as-a-Service (IaaS)

Kalau ini melibatkan metode untuk mengirimkan suatu file dari sistem operasi ke server dan penyimpanan, melewati konektivitas berbasis Internet Protocol (IP) sebagai bagian dari layanan on-demand. Klien jadi tidak perlu membeli perangkat lunak atau server. 

Contoh populer dari tipe ini adalah Public Cloud dari Indonesian Cloud, Microsoft Azure, AWS Cloud Computing dan Google Cloud Computing.

3. Platform-as-a-Service (PaaS)

Ini disebut sebagai yang paling kompleks. PaaS hampir mirip dengan SaaS, tetapi perbedaan paling signifikannya adalah alih-alih mengirim suatu perangkat lunak via online, PaaS sebenarnya adalah platform untuk membuat perangkat lunak yang dikirimkan melalui internet. Contoh dari PaaS seperti Salesforce.com, Heroku, Netlify, dsb.

Cloud Hosting

Selanjutnya kami akan merekomendasikan beberapa Cloud Hosting terbaik di luar negeri dan Indonesia. Apa saja daftaraya?

1. IDCloudHost

PT Cloud Hosting Indonesia yang berlokasi di Jawa Barat ini mempunyai salah satu layanan berupa Cpanel Cloud Hosting Indonesia yang sudah menggunakan SSD sehingga performa tentu sangat kencang.

Untuk harga cloud hosting paling murah di IDCloudHost adalah paket Starter Pro dengan spesifikasi CPU 1 Core, Storage 1GB, RAM 512 MB, dan Bandwith Unlimited. Harganya cuma Rp15.000 per bulan alias Rp170.000 per tahun. Terjangkau sekali bukan.

Kalau buat kamu yang ingin kapasitas hosting besar untuk website bertraffic jutaan per hari cocoknya pakai tipe Advanced Pro dengan 5 Core CPU, Storage 35GB, RAM 4GB, Bandwith Unlimited tentunya. Harganya Rp245.000/bulan atau Rp2.710.000/tahun.

Buat perusahaan Anda yang mengandalkan website cepat dan mampu menampung pengunjung harian mencapai 500 ribu visitor, tipe hosting yang satu ini mampu kok menanganinya. Pengeluaran 2,7 jt per tahun untuk kelancaran bisnismu tentu bukanlah sesuatu yang besar kalau omsetnya sudah di atas 100 juta.